TIPS MENGERJAKAN TES CPNS 2014

Sesaui info BKN, peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hanya mendapat waktu sekitar 54 detik untuk mengerjakan satu soal pada tes kompetensi dasar (TKD) dengan sistem computer assisted test (CAT) yakni 90 menit untuk 100 soal.
 
Untuk menyiasati hal itu, disarakan agar peserta mengerjakan soal-soal yang dianggap mudah terlebih dulu..Jadi sisa waktu yang ada dapat digunakan untuk mengerjakan soal yang lainnya,
Dikatakan, soal yang sudah dikerjakan akan berubah warna dari merah menjadi hijau pada bagian bawah, jadi peserta tahu mana nomor soal yang belum dikerjakan. Ditambahkan, di luar ruangan peserta, terdapat layar untuk melihat total nilai sesuai pengerjaan peserta di dalam. Sedangkan peserta yang sedang menempuh soal-soal ujian tidak dapat mengetahui skornya sebelum menyelesaikan ujian. “Hal ini menjamin transparansi dalam tes,”
 
Dalam pelaksanaan tes CPNS dengan sistem CAT, peserta tidak diperkenankan membawa alat komunikasi. Peserta yang telah selesai mengikuti tes, dapat mencatat nilai yang langsung muncul di kertas coretan yang telah disediakan panitia.
 
Lebih penting dari menyiasati cara mengerjakan soal, peserta seleksi CPNS harus mempelajari betul isi-kisi soal. Untuk wawasan kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan amandemennya, NKRI, tata negara, dan lainnya. “Sebagai seorang CPNS, wajib memahami sejarah kebangsaan kita karena nantinya kita akan mengurus negara,”
 
Sedangkan tes intelegensia umum menguji tingkat intelegensi seseorang berkaitan dengan verbal dan analisis sistematisnya. Kemudian untuk tes karakteristik pribadi (TKP) menguji kemampuan seseorang untuk beradaptasi dan berprestasi. Sehingga untuk materi ini sebenarnya tidak perlu belajar lagi, karena berkaitan dengan pribadi masing-masing. Namun, nilai TKP jangan sampai di bawah 70 karena dinilai tidak mempunyai karakteristik yang memadai dan juga dinilai menjadi SDM yang susah dikembangkan. Adapun nilai maksimal TKP adalah 175 dan pengalaman tahun lalu, tidak ada seorangpun yang tidak lolos ujian TKP.
 
Dikatakan, peserta tes CPNS akan mendapatkan 35 soal TWK, 30 soal TIU, dan 35 soal TKP. Dari keseluruhan itu, 60% soal TIU harus benar dijawab, 50% untuk soal TWK, dan 40% untuk soal TKP. Tahun lalu jumlah nilai yang dapat memenuhi persyaratan sejumlah 250, namun masing-masing kelompok soal harus memenuhi batas minimumnya yaitu 105 untuk TWK, 75 untuk TIU, dan 70 untuk soal TKP. “Kalau kurang dari passing grade, walaupun dua kelompok mendapat nilai tinggi, tetap tidak lulus,”
 
Tahun ini disediakan 100.000 formasi, lanjutnya, yang berpotensi meningkatnya jumlah pelamar dibanding tahun lalu, dan semua pelamar wajib melalui tes TKD. Untuk tes kemampuan bidang merupakan pilihan setiap instansi untuk mengadakan atau tidak. TKB meliputi psikotest, wawancara, ataupun menulis essai. Waka BKN tersebut memberi contoh Kementerian Luar Negeri yang memberikan tes bahasa untuk TKB-nya. Baik bahasa Indonesia maupun bahasa lainnya, serta menerapkan sistem gugur pada pesertanya.

Iklan

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Perhubungan Formasi Tahun Anggaran 2009

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Perhubungan Formasi Tahun Anggaran 2009

Departemen Perhubungan Republik Indonesia memberi kesempatan bagi Warga Negara Indonesia pria dan wanita untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Departemen Perhubungan Formasi Tahun Anggaran 2009 Tingkat Sarjana (S1, S2, D.IV), Tingkat Diploma (D-III, D-II, D-I) serta SLTA (sederajat) dan SLTP

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Perhubungan dibagi menjadi

1. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tingkat Sarjana (D.IV, S1, S2)
2. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tingkat D-III, D-II, dan D-I Gabungan Unit Kerja Eselon I
3. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tingkat D-III, D-II, dan SLTA Direktorat Jenderal Perhubungan Udara
4. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tingkat D-III, D-II, SLTA, dan SLTP Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

Masing-masing syarat dan ketentuan dapat dilihat atau di download pada link berikut

1. Pengumuman Tingkat Sarjana (D.IV, S1, S2)
2. Pengumuman Tingkat D-III, D-II dan D-I Gabungan Unit Kerja Eselon I
3. Pengumuman Tingkat D-III, D-II, D-I, SLTA dan SLTP Direkorat Jenderal Perhubungan Laut

Khusus untuk Penerimaan CPNS Tingkat D-III, D-II, dan SLTA Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dibagi menjadi 14 lokasi masing-masing syarat dan ketentuan dapat dilihat atau di didownload pada link berikut

1. Lokasi Medan
2. Lokasi Bengkulu
3. Lokasi Jakarta
4. Lokasi Surabaya
5. Lokasi Palangkaraya
6. Lokasi Makasar
7. Lokasi Kendari
8. Lokasi Bima
9. Lokasi Tarakan
10. Lokasi Gorontalo
11. Lokasi Sentani
12. Lokasi Ternate
13. Lokasi Rendani
14. Lokasi Merauke

Khusus untuk Tingkat Sarjana (D.IV, S1, S2), pendaftaran dilakukan secara online. Form pengisian data CPNS dapat dilakukan di alamat ini: http://www.dephub.go.id/cpns Untuk hasil yang lebih baik, diutamakan menggunakan Internet Explorer, atau mozilla firefox versi 3

Untuk pendaftar D-III Ke Bawah, dilakukan sesuai dengan syarat dan ketentuan pendaftaran yang sesuai dengan pengumuman masing-masing.