Jadwal Pendaftaran CPNS 2014

Pendaftaran CPNS 20 Agustus – 3 September

Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 akan dibuka mulai tanggal 20 Agustus smpai 3 September 2014. Sedangkan pelaksanaan tes dengan sistem computer assisted test (CAT) akan dilaksanakan mulai tanggal 8 September 2014 sampai selesai.
 
Sesuai surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), pendaftaran CPNS pendaftaran dilakukan secara online atau sistem single entry melalui portal Panselnas. “Semua istansi pemerintah dapat dilamar melalui sistem ini,” jelas Menteri PANRB Azwar Abubakar.
 
Walaupun pendaftaran hanya dua minggu, namun masyarakat tidak perlu repot mengurus kartu kuning, SKCK, dan surat keterangan sehat yang terkadang memakan waktu lama. Persyaratan administratif itu diperlukan ketika pelamar sudah dinyatakan diterima.
 
Sebelumnya direncanakan pengumuman lowongan formasi CPNS tahun 2014akan diumumkan tanggal 18-29 Agustus. Namun hingga pecan lalu baru ada 34 instansi yang sudah menyampaikan syarat pendaftaran CPNS. Kementerian PANRB meminta agar instansi yang belum menyerahkan persyaratan dan lowongan formasinya segera menyerahkan paling lambat tanggal 8 Agustus, sehingga jadwal yang sudah diumumkan tidak berubah.
 
Sesuai jadwal, pelaksanaan tes kompetensi dasar (TKD) menggunakan sistem CAT akan diadakan tanggal 8 September 2014. Setelah itu akan dilanjutkan dengan tes kompetensi bidang (TKB) bagi yang lulus passing grade TKD.

TIPS MENGERJAKAN TES CPNS 2014

Sesaui info BKN, peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hanya mendapat waktu sekitar 54 detik untuk mengerjakan satu soal pada tes kompetensi dasar (TKD) dengan sistem computer assisted test (CAT) yakni 90 menit untuk 100 soal.
 
Untuk menyiasati hal itu, disarakan agar peserta mengerjakan soal-soal yang dianggap mudah terlebih dulu..Jadi sisa waktu yang ada dapat digunakan untuk mengerjakan soal yang lainnya,
Dikatakan, soal yang sudah dikerjakan akan berubah warna dari merah menjadi hijau pada bagian bawah, jadi peserta tahu mana nomor soal yang belum dikerjakan. Ditambahkan, di luar ruangan peserta, terdapat layar untuk melihat total nilai sesuai pengerjaan peserta di dalam. Sedangkan peserta yang sedang menempuh soal-soal ujian tidak dapat mengetahui skornya sebelum menyelesaikan ujian. “Hal ini menjamin transparansi dalam tes,”
 
Dalam pelaksanaan tes CPNS dengan sistem CAT, peserta tidak diperkenankan membawa alat komunikasi. Peserta yang telah selesai mengikuti tes, dapat mencatat nilai yang langsung muncul di kertas coretan yang telah disediakan panitia.
 
Lebih penting dari menyiasati cara mengerjakan soal, peserta seleksi CPNS harus mempelajari betul isi-kisi soal. Untuk wawasan kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan amandemennya, NKRI, tata negara, dan lainnya. “Sebagai seorang CPNS, wajib memahami sejarah kebangsaan kita karena nantinya kita akan mengurus negara,”
 
Sedangkan tes intelegensia umum menguji tingkat intelegensi seseorang berkaitan dengan verbal dan analisis sistematisnya. Kemudian untuk tes karakteristik pribadi (TKP) menguji kemampuan seseorang untuk beradaptasi dan berprestasi. Sehingga untuk materi ini sebenarnya tidak perlu belajar lagi, karena berkaitan dengan pribadi masing-masing. Namun, nilai TKP jangan sampai di bawah 70 karena dinilai tidak mempunyai karakteristik yang memadai dan juga dinilai menjadi SDM yang susah dikembangkan. Adapun nilai maksimal TKP adalah 175 dan pengalaman tahun lalu, tidak ada seorangpun yang tidak lolos ujian TKP.
 
Dikatakan, peserta tes CPNS akan mendapatkan 35 soal TWK, 30 soal TIU, dan 35 soal TKP. Dari keseluruhan itu, 60% soal TIU harus benar dijawab, 50% untuk soal TWK, dan 40% untuk soal TKP. Tahun lalu jumlah nilai yang dapat memenuhi persyaratan sejumlah 250, namun masing-masing kelompok soal harus memenuhi batas minimumnya yaitu 105 untuk TWK, 75 untuk TIU, dan 70 untuk soal TKP. “Kalau kurang dari passing grade, walaupun dua kelompok mendapat nilai tinggi, tetap tidak lulus,”
 
Tahun ini disediakan 100.000 formasi, lanjutnya, yang berpotensi meningkatnya jumlah pelamar dibanding tahun lalu, dan semua pelamar wajib melalui tes TKD. Untuk tes kemampuan bidang merupakan pilihan setiap instansi untuk mengadakan atau tidak. TKB meliputi psikotest, wawancara, ataupun menulis essai. Waka BKN tersebut memberi contoh Kementerian Luar Negeri yang memberikan tes bahasa untuk TKB-nya. Baik bahasa Indonesia maupun bahasa lainnya, serta menerapkan sistem gugur pada pesertanya.

Instansi Pemerintah yang Rekrut CPNS Tahun 2013

Sebanyak 29 kementerian dan 36 lembaga akan melakukan seleksi CPNS yang tahun  2013 ini formasinya  ditetapkan sebanyak 20.000. Sedangkan pemerintah daerah yang mendapatkan tambahan formasi CPNS 40 ribu dari  jalur umum, sebanyak 225, terdiri dari 33 pemerintah provinsi dan 192 kabupaten/kota.

Penyerahan tambahan formasi CPNS dilakukan oleh Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja dalam Rakor CPNS di Jakarta, Kamis (18/07).

Inilah kementerian yang akan membuka lowongan CPNS dari jalur umum tahun  2013 :

1
Kementerian Koordinator Bidang Polhukam
2
Kementerian Koordinator Bidang Kesra
3
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
4
Kementerian Dalam Negeri
5
Kementerian Luar Negeri
6
Kementerian Pertahanan
7
Kementerian Hukum dan HAM
8
Kementerian Keuangan
9
Kementerian ESDM
10
Kementerian Perindustrian
11
Kementerian Perdagangan
12
Kementerian Pertanian
13
Kementerian Kehutanan
14
Kementerian Perhubungan
15
Kementerian Kelautan dan Perikanan
16
Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
17
Kementerian Kesehatan
18
Kementerian Pekerjaan Umum
19
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
20
Kementerian Sosial
21
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
22
Kementerian Lingkungan Hidup
23
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
24
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional
25
Kementerian PANRB
26
Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal
27
Kementerian Perumahan Rakyat
28
Kementerian Pemuda dan Olahraga
29
Kementerian Sekretariat Negara

Lembaga
30
Arsip Nasional RI (ANRI)
31
Lembaga Administrasi Negara (LAN)
32
Badan Kepegawaian Negara (BKN)
33
Perpustakaan Nasional (PERPUSNAS)
34
Badan Pusat Statistik (BPS)
35
Badan Inteljen Negara (BIN)
36
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
37
Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN)
38
Badan Informasi Geospasial (BIG)
39
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
40
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
41
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
42
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
43
Badan Pertanahan Nasional (BPN)
44
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)
45
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
46
Badan Nasionala Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI)
47
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
48
Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
49
Badan SAR Nasional
50
Badan Narkotika Nasional (BNN)
51
Badan Standarisasi Nasional (BSN)
52
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN)
53
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN)
54
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI (BNPT)
55
Kejaksaan Agung
56
Sekretariat Kabinet
57
Sekretariat Jenderal BPK
58
Sekretariat Jenderal DPR
59
Sekretariat Mahkamah Agung
60
Sekretariat Mahkamah Konstitusi
61
Sekretariat Komisi Yudisial
62
Sekretariat Komisi Nasional HAM
63
Sekretariat KPU
64
Badan Koordinasi Keamanan Laut (BAKORKAMLA)
65
PPATK

Pemerintah Daerah
1
Provinsi NAD
2
Kab. Gayo Lues
3
Kab. Aceh Barat Daya
4
Kab. Aceh Selatan
5
Kab. Aceh Singkil
6
Kab. Aceh Tamiang
7
Kab. Aceh Tenggara
8
Kab. Pidie Jaya
9
Provinsi Sumatera Utara
10
Kab. Batu Bara
11
Kab. Nias
12
Kab. Nias Barat
13
Kab. Nias Selatan
14
Kab. Nias Utara
15
Kab. Padang Lawas
16
Kab. Padang Lawas Utara
17
Kab. Deli Serdang
18
Kab. Labuhan Batu Utara
19
Kab. Tapanuli Tengah
20
Kab. Tapanuli Utara
21
Kab. Sibolga
22
Provinsi Sumatera Barat
23
Kab. Kepulauan Mentawai
24
Kab. Solok Selatan
25
Kab. Pasaman
26
Kota Padang Panjang
27
Kab. Indragiri Hilir
28
Kab. Kepulauan Meranti
29
Kab. Kuantan Singingi
30
Kab. Pelalawan
31
Kab. Rokan Hilir
32
Kab. Siak
33
Kota Pekanbaru
34
Kab. Batanghari
35
Kab. Kerinci
36
Kab. Sarolangun
37
Kab. Tebo
38
Kota Sungai Penuh
39
Kab. Bungo
40
Kab. Banyuasin
41
Kab. Muara Enim
42
Kab. Musi Banyuasin
43
Kab. Musi Rawas
44
Kab. Ogan Ilir
45
Kab. Ogan Komering Ilir
46
Kab. Ogan Komering Ulu
47
Kota Pagar Alam
48
Kota Prabumulih
49
Kab. Lahat
50
Kab. Ogan Komering Ulu Selatan
51
Kota Lubuk Linggau
52
Provinsi Bangka Belitung
53
Kab. Bangka Barat
54
Kab. Bangka Selatan
55
Kab. Bangka Tengah
56
Kab. Belitung
57
Kab. Belitung Timur
58
Kab. Bangka
59
Provinsi Bengkulu
60
Kab. Bengkulu Tengah
61
Kab. Kepahiang
62
Kab. Lebong
63
Kab. Rejang Lebong
64
Kab. Seluma
65
Provinsi Lampung
66
Kab. Mesuji
67
Kab. Pesisir Barat
68
Kab. Pesawaran
69
Kab. Tanggamus
70
Kab. Way Kanan
71
Kab. Metro
72
Kab. Kep. Anambas
73
Kab. Lingga
74
Kab. Natuna
75
Provinsi DKI Jakarta
76
Kab. Bogor
77
Kota Bandung
78
Kota Depok
79
Kota Bogor
80
Kota Tangerang Selatan
81
Kab. Serang
82
Kota Cilegon
83
Kab. Cilacap
84
Kab. Kedal
85
Kab. Kudus
86
Kab. Purblingga
87
Kab. Semarang
88
Kab. Wonosobo
89
Kota Magelang
90
Kota Pekalongan
91
Kota Salatiga
92
Kota Semarang
93
Kota Surakarta
94
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
95
Provinsi Jawa Timur
96
Kab. Jember
97
Kab. Sidoarjo
98
Kota Mojokerto
99
Kota Surabaya
100
Kab. Mojokerto
101
Kab. Pamekasan
102
Kab. Tuban
103
Kota Blitar
104
Kota Diri
105
Kota Malang
106
Kota Probolinggo
107
Provinsi Kalimantan Tengah
108
Kab. Barito
109
Kab. Katingan
110
Kab. Lamandau
111
Kab. Pulang Pisau
112
Kab. Barito Timur
113
Kab. Kotawaringin Timur
114
Provinsi Kalimantan Barat
115
Kab. Kapuas Hulu
116
Kab. Kayong Utara
117
Kab. Ketapang
118
Kab. Kubu Raya
119
Kab. Landak
120
Kab. Melawai
121
Kab. Sanggau
122
Kab. Sekadau
123
Kab. Sintang
124
Kab. Pontianak
125
Kab. Sambas
126
Kota Pontianak
127
Kota Singkawang
128
Provinsi Kalimantan Selatan
129
Kab. Balangan
130
Kab. Kota Baru
131
Kab. Tabalong
132
Kab. Tanah Bumbu
133
Kab. Tapin
134
Kab. Banjar
135
Kab. Barito Kuala
136
Kab. Hulu Sungai Tengah
137
Kab. Hulu Sungai Utara
138
Kota Banjar Baru
139
Kota Banjarmasin
140
Kab. Bulungan
141
Kab. Kutai Barat
142
Kab. Kutai Timur
143
Kab. Malinau
144
Kab. Nunukan
145
Kab. Paser
146
Kab. Penajam Paser Utara
147
Kab. Tana Tidung
148
Kota Bontang
149
Kab. Bolaang Mongondow Selatan
150
Kab. Bolaang Mongondow Timur
151
Kab. Bolaang Mongondow Utara
152
Kab. Kepulauan Siau Togulandang Biaro
153
Kab. Minahasa Tenggara
154
Kab. Bolaang Mangondow
155
Kota Tomohon
156
Kab. Gorontalo Utara
157
Kab. Pohuwato
158
Provinsi Sulawesi Selatan
159
Kab. Luwu Timur
160
Kab. Bantaeng
161
Kab. Enrekang
162
Kab. Pinrang
163
Kab. Toraja Utara
164
Kota Pare Pare
165
Provinsi Sulawesi Tengah
166
Kab. Tojo Una-Una
167
Kab. Bombana
168
Kab. Buton Utara
169
Kab. Kolaka Utara
170
Kab. Konawe Utara
171
Kab. Wakatobi
172
Provinsi Sulawesi Barat
173
Kab. Jembrana
174
Kab. Karangasem
175
Kota Denpasar
176
Provinsi Nusa Tenggara Barat
177
Kab. Lombok Utara
178
Kab. Sumbawa Barat
179
Provinsi Nusa Tenggara Timur
180
Kab. Mangarai Barat
181
Kab. Manggarai Timur
182
Kab. Sabu Raijua
183
Kab. Sumba Barat
184
Kab. Sumba Barat Daya
185
Kab. Sumba Tengah
186
Kab. Ende
187
Kab. Flores Timur
188
Kab. Manggarai
189
Kab. Nagekeo
190
Kab. Rote Ndao
191
Kab. Sikka
192
Kab. Timor Tengah Utara
193
Provinsi Maluku
194
Kab. Buru Selatan
195
Kab. Maluku Barat Daya
196
Kab. Maluku Tenggara
197
Kota Tual
198
Kab. Maluku Tenggara Barat
199
Kab. Seram Bagian Barat
200
Provinsi Maluku Utara
201
Kab. Halmahera Tengah
202
Kab. Halmahera Timur
203
Kab. Pulau Morotai
204
Kab. Halmahera Barat
205
Kota Ternate
206
Kota Tidore Kepulauan
207
Kab. Asmat
208
Kab. Deiyai
209
Kab. Dogiyai
210
Kab. Intan Jaya
211
Kab. Jayawijaya
212
Kab. Keerom
213
Kab. Lanny Jaya
214
Kab. Memberamo Raya
215
Kab. Mappi
216
Kab. Paniai
217
Kab. Puncak
218
Kab. Puncak Jaya
219
Kab. Tolikara
220
Kab. Yalimo
221
Kab. Biak Numfor
222
Kab. Kepulauan Yapen
223
Provinsi Papua Barat
224
Kab. Fak Fak
225
Kab. Maybrat
226
Kab. Raja Ampat

PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL PEMERINTAH PROVINSI BALI 2009

PENGUMUMAN
NOMOR : 810/7726/BKD
TENTANG
PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
DARI PELAMAR UMUM PADA PEMERINTAH PROVINSI BALI
TAHUN 2009

(PENGUMUMAN LENGKAP SILAHKAN DIDOWNLOAD DI SINI)

Dengan ini diumumkan bahwa Pemerintah Provinsi Bali memerlukan Calon Pegawai
Negeri Sipil sebanyak 50 orang yang akan ditugaskan pada instansi di lingkungan Pemerintah
Provinsi Bali, dengan lowongan jabatan dan kualifikasi pendidikan sebagai berikut :

I. TENAGA GURU SEKOLAH LUAR BIASA (SLB)
1 Guru Penjas 1005 S1/AIV Penjaskes/PendidikanOlahraga/Olahraga 6134 5
2 Guru Bahasa Inggris 1001 S1/AIV Pendidikan Bahasa Inggris/Bahasa Inggris 6099 1
3 Guru Ekonomi 1002 S1/AIV PendidikanEkonomi/Ekonomi 6105 1
4 Guru Komputer 1004 S1/AIV Pendidikan Komputer/Ilmu Komputer 6110 1
5 Guru Kesenian 1003
S1/AIV Pendidikan Seni Karawitan 6116 2
S1/AIV Pendidikan Seni Tari 6120 1
JUMLAH TENAGA GURU SLB 11

II. TENAGA PELATIH OLAHRAGA
1 Pelatih Atletik 3102 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
2 Pelatih Catur 3105 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
3 Pelatih Angkat Berat/Besi 3101 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
4 Pelatih Tarung Derajat 3113 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
5 Pelatih Biliard 3103 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
6 Pelatih Kempo 3107 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
7 Pelatih Selancar Angin 3111 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
8 Pelatih Menembak 3108 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
9 Pelatih Panjat Tebing 3109 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
10 Pelatih Bola Voli Indoor 3104 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
11 Pelatih Pencak Silat 3110 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
12 Pelatih Ski Air 3112 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
13 Pelatih Golf 3106 Minimal SLTA/Sederajat 4001 3
JUMLAH TENAGA PELATIH OLAHRAGA 39

I. PERSYARATAN YANG HARUS DIPENUHI
1.1. PERSYARATAN UMUM
1) Warga Negara Indonesia.
2) Usia sekurang-kurangnya 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi :
a. 35 (tiga puluh lima) tahun pada 1 Desember 2009 ;
b. 40 (empat puluh) tahun pada 1 Desember 2009 bagi yang bekerja pada
lembaga swasta yang berbadan hukum yang menunjang kepentingan
nasional paling kurang 5 (lima) tahun pada 17 April 2002 atau telah bekerja
pada lembaga swasta yang berbadan hukum minimal sejak 17 April 1997
sampai dengan sekarang secara terus menerus.
3) Tidak pernah dihukum penjara/kurungan berdasarkan keputusan pengadilan yang
telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan suatu tindakan pidana
kejahatan.
4) Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau
tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri, atau diberhentikan tidak dengan
hormat sebagai Pegawai Swasta.
5) Tidak berkedudukan sebagai Calon / Pegawai Negeri.
6) Mempunyai pendidikan, kecakapan, keahlian dan keterampilan yang diperlukan.
7) Berkelakuan baik.
8) Sehat jasmani dan rohani.
9) Tidak mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat
aditif lainnya;
10) Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Republik Indonesia atau Negara
lain yang ditentukan oleh Pemerintah.
11) Bersedia melepaskan diri dari jabatan Pengurus dan / atau Anggota Partai Politik
pada saat dinyatakan lulus ujian penyaringan.
12) Berijasah sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan.
13) Memiliki Kartu Tanda Penduduk.
14) Lulus seleksi.

1.2. PERSYARATAN KHUSUS (Pelamar Formasi Pelatih Olahraga)
Lowongan jabatan Pelatih Olahraga dapat dilamar oleh Atlet/Olahragawan Berprestasi
dan Pelatih Olahraga yang menghasilkan Atlet Berprestasi. Disamping persyaratan
umum pada angka 1.1. ditambah dengan persyaratan sebagai berikut :
– 3 -
1) Usia sekurang-kurangnya 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh
lima) tahun pada 1 Desember 2009, kecuali untuk pelatih berprestasi dapat diterima
hingga usia 40 (empat puluh) tahun apabila telah bekerja pada lembaga swasta
yang berbadan hukum minimal sejak 17 April 1997 sampai dengan sekarang,
secara terus menerus.
2) Atlet/olahragawan yang memiliki prestasi nyata dengan medali baik di tingkat
nasional maupun internasional, pada :
1. Asian Games atau Olimpiade/Para Olimpic, minimal Juara III/Medali Perunggu;
2. Pekan Olahraga SEA Games/Para Games, minimal Juara II/Medali Perak;
3. Pekan Olahraga Nasional (PON) / Pekan Olahraga Cacat Nasional
(PORCANAS), sebagai Juara I/Medali Emas.
yang dibuktikan dengan piagam/sertifikat atas prestasinya yang dikeluarkan oleh
lembaga/induk organisasi olahraga yang berwenang.
3) Event kejuaraan/kegiatan keolahragaan di luar tersebut pada poin 2) di atas tidak
termasuk dalam ketentuan ini.
4) Memiliki pendidikan formal minimal SLTA atau yang sederajat, yang dibuktikan
dengan Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar dan dilegalisir oleh pejabat yang
berwenang.
5) Atlet/olahragawan berprestasi yang dinyatakan lulus, bersedia menjadi pelatih
olahraga sesuai dengan kompetensi keolahragaan yang dipersyaratkan,
dibuktikan dengan Surat Pernyataan.
6) Pelatih olahraga yang menghasilkan olahragawan berprestasi baik nasional
maupun internasional seperti poin 2), yang dibuktikan dengan fotocopy sah
sertifikat/piagam/surat keterangan dari induk organisasi cabang olahraga atau
lembaga yang membidangi keolahragaan.

II. TATA CARA PELAMARAN
Pelamar dalam mengajukan permohonan melampirkan :
2.1 Surat lamaran ditujukan kepada Gubernur Bali, Cq. Kepala Badan Kepegawaian
Daerah Provinsi Bali diatas materai Rp. 6000 ,- ditulis tangan sendiri dengan tinta hitam
cair dengan melampirkan :
2.1.1 Foto copy Surat Tanda Tamat Belajar / Ijazah yang dipersyaratkan dan
Transkrip Nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
2.1.2 Pas photo terbaru hitam putih ukuran 3 x 4 cm sebanyak 3 lembar (pakaian
berkerah dan kedua daun telinga tampak jelas).
Bagi pelamar dari atlet berprestasi dan pelatih berprestasi, ditambah dengan lampiran :
2.1.3 Fotocopy piagam/sertifikat atas prestasi yang dicapai yang disahkan oleh
Pengda atau Induk Organisasi cabang olahraga dan sertifikat kepelatihan
cabang olahraga yang ditekuni.
Bagi pelamar yang berusia lebih dari 35 tahun dan setinggi-tingginya 40 tahun pada
tanggal 1 Desember 2009 yang bekerja di lembaga swasta berbadan hukum, ditambah
dengan lampiran :
2.1.4 Fotocopy Surat Keputusan pengangkatan pertama dan terakhir, yang disahkan
oleh pimpinan perusahaan/lembaga swasta yang bersangkutan;
2.1.5 Surat Pernyataan dari pimpinan perusahaan/lembaga swasta yang menyatakan
bahwa :
a. sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus; dan
b. perusahaan/lembaga swasta tempat bekerja telah berbadan hukum
ditunjukkan dengan mencantumkan Nomor dan tanggal Akte Pendirian.
– 4 -
2.2 Dalam surat lamaran harus menyebutkan nama dan kode jabatan yang akan dilamar.
2.3 Surat lamaran beserta kelengkapannya dibuat dalam rangkap 1 (satu) dan dibawa
langsung oleh pelamar yang bersangkutan.
2.4 Penerimaan lamaran dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bali,
Jalan Tjok. Agung Tresna, Niti Mandala Renon Denpasar Telp. (0341) 227217 dari
tanggal 2 s/d 16 Nopember 2009 (kecuali hari Minggu), dengan ketentuan sebagai
berikut :
2.4.1. Hari Senin s.d Kamis pada pukul 09.00 s.d. 14.00 Wita.
2.4.2. Hari Jumat s.d. Sabtu pada pukul 09.00 s.d. 12.00 Wita

III. Materi Tes
3.1 Materi ujian adalah Tes Kompetensi Dasar (TKD)
3.2 Tes Kompetensi Dasar (TKD) terdiri dari materi :
a). Tes Pengetahuan Umum (TPU)
b). Tes Bakat Skolastik (TBS)
c). Tes Skala Kematangan (TSK)

IV. Lain – lain
4.1. Dibalik pas photo ditulis nama pelamar.
4.2. Permohonan dimasukkan ke dalam satu map dan pada kulit luarnya ditulis :
4.2.1. Nama dan tempat/tanggal lahir (harus sesuai dengan ijasah).
4.2.2. Alamat sesuai KTP.
4.2.3. Nomor telepon (rumah/handphone) yang mudah dihubungi.
4.2.4. Jabatan (beserta kode jabatan) yang dilamar.
4.2.5. Pendidikan (beserta kode pendidikan) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
4.3. Pelamar yang dapat mengikuti ujian tulis adalah pelamar yang memenuhi persyaratan
administrasi dan telah mendapat Tanda Peserta Ujian.
4.4. Ujian tulis akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 29 Nopember 2009, mengenai
tempat akan diumumkan pada tanggal 26 Nopember 2009 di Kantor Badan
Kepegawaian Daerah Provinsi Bali, Jalan Tjok. Agung Tresna, Niti Mandala Renon
Denpasar Telp. (0361) 227217.
4.5. Penerimaan CPNS tidak dipungut biaya apapun.
4.6. Permohonan yang disetorkan mendahului pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku.
4.7. Untuk keseragaman warna map :
4.7.1. Tenaga Guru : warna biru
4.7.2. Tenaga Pelatih Olahraga : warna kuning

Denpasar, 28 Oktober 2009
Sekretaris Daerah Provinsi Bali
Selaku Ketua Tim Pengadaan CPNS
Provinsi Bali,
Drs. I NYOMAN YASA, M.Si.
Pembina Utama Madya
NIP. 19541103 198303 1 003

PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KODYA DENPASAR,BALI 2009

PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KODYA DENPASAR,BALI 2009
Pengumuman bisa dilihat di
Badan Kepegawaian Daerah Kota Denpasar – Jl. Trengguli Tembau Denpasar, Phone : (0361) 468253, 467758, email : bkd@denpasarkota.go.id

Dengan turunnya surat Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Men PAN) RI nomor 43.P/M.PAN/9/2009 tentang persetujuan rincian formasi CPNS daerah tahun 2009 tertanggal 7 September 2009 menjadi Kabar Gembira buat Warga Denpasar yang saat ini belum punya pekerjaan tetap alias menganggur dan ingin mengabdikan diri sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Pasalnya dengan turunnya surat Menpan tersebut Pemerintah Kota Denpasar mendapat jatah sebanyak 406 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk mengisi Formasi tahun 2009. Demikian ditegaskan Kabag Humas dan Protokol Erwin Suryadarma yang dihubungi via telpon Senin (26/10).

Lebih jauh dikatakan pria asal Buleleng ini formasi tersebut masih didominasi untuk tenaga pendidikan sebanyak 158 orang ,kemudian tenaga teknis sebanyak 131 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 117 orang. Untuk tenaga Pendidikan kata Erwin yang dicari untuk formasi guru kelas SD sebanyak 79 orang dan guru agama 2 orang. Untuk guru SMP formasinya sebanyak 17 orang. Untuk guru SMA sebanyak 30 orang, Guru SMK sebanyak 30 orang. Lalu bagaimana untuk formasi di bidang kesehatan dan tenaga teknis. Erwin menambahkan formasi untuk kesehatan sebanyak 117 orang terdiri dari dokter spesialis bedah ortopedi (1) spesialis paru (1) dokter umum (11) apoteker (1 ) doter gigi (1) S1 Ilmu kerawatan(7) DIII keperawatan (39) DIII kesehatan gigi (3) DIII Kebidanan (16) DIII anastesi (1) DIII analis kesehatan (4)DIII kesehatan lingkungan (8) asisten apoteker (10) Penyuluh kesehatan (2) DIII Gizi (6 ) DIII teknik radiodiagnostik (1) dan DIII rekam medis (2). Sedangkan untuk tenaga teknis yang berjumlah 131 orang seperti S1 komputer (14 ) S1 teknik elektro (8) DIII Komputer (9 ) S1 Akuntasi (9) DIII akuntansi (6 ) Pramutamu (6) teknik sipil (2) administrasi perkantoran (11) Psikolog (2) dll.”

Bagi yang ingin menjadi calon pegawai negeri sipil mulai sekarang sudah bisa melengkapi persyaratan seperti copy ijasah yang telah dilegalisir, copy transkrip yang dilegalisir, copy KTP yang dilegalisir, Pas Foto hitam putih 3×4 sebanyak 3 lembar dan surat lamaran diisi meterai Rp.6000 ” ungkap Erwin. Lalu kapan pengumuman dilaksanakan. Menurut Erwin pengumuman akan dilaksanakan mulai Rabu (28/10) sampai Rabu (11/11) yang akan datang. Dan testing akan dilaksanakan tanggal 29 Nopember serta pengumuman kelulusan dari hasil tes akan dilaksanakan tanggal 11 Desember yang akan datang” Pengumuman lebih jelas akan diumumkan melalui kantor camat se-kota Denpasar, Kantor Walikota Denpasar dan Kantor BKD di Tembau ” ucap

Penerimaan CPNS BPK 2009

(DOWNLOAD PENGUMUMANNYA DI SINI)
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, lembaga tinggi negara yang mempunyai tugas pokok memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia, pria dan wanita, lulusan Sarjana (S1), Diploma III (D-III), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III / II dan ditempatkan pada Kantor Pusat/Kantor Perwakilan BPK-RI di seluruh Indonesia dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

I. FORMASI
Formasi CPNS BPK RI TA 2009/2010
Tingkat Sarjana (S1)
Jurusan/Program Studi     Formasi
1     Akuntansi (AK)     100
2     Hukum (HU)     40
3     Ilmu Komunikasi (IK)     4
4     Kehutanan (KH)     4
5     Manajemen (MN)     20
6     Manajemen Pendidikan (MP)     5
7     Ilmu Psikologi (PS)     5
8     Pertanian (PT)     5
9     Ilmu Ekonomi/Studi Pembangunan (SP)     5
10     Teknik Arsitektur (TA)     10
11     Teknik Elektro (TE)     5
12     Teknik Industri (TI)     4
13     Teknik Informatika/Komputer (TK)     13
14     Teknik Lingkungan (TL)     5
15     Teknik Pertambangan/Geologi (TP)     5
16     Teknik Sipil (TS)     20
Tingkat Diploma III (D3)
Jurusan/Program Studi     Formasi
1     Akuntansi (DA)     30
2     Teknik Informatika (DI)     10
3     Ilmu Keperawatan (DK)     5
4     Manajemen/Perkantoran (DM)     20
5     Perpustakaan (DP)     3
Tingkat SMK
Jurusan/Program Studi     Formasi
1     Adm/Perkantoran/Kesekretariatan/Akuntansi (SK)     125

II. PERSYARATAN KHUSUS
1. Persyaratan Akademis untuk Sarjana dan Diploma III (dalam Skala 4)
a. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan Kategori A, IPK: minimal 2,50 (dua koma lima nol);
b. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan Kategori B, IPK: minimal 2,75 (dua koma tujuh lima);
c. Lulusan Perguruan Tinggi Swasta yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan Kategori A, IPK: minimal 2,75 (dua koma tujuh lima);
d. Lulusan Perguruan Tinggi Swasta yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan Kategori B, IPK: minimal 3,00 (tiga koma nol nol).
2. Persyaratan Akademis untuk Sekolah Menengah Kejuruan
Berijazah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri/Swasta. Memiliki Ijazah/Surat Hasil Ujian Nasional untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris lebih dari atau sama dengan 7,00 (tujuh koma nol nol) dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan.
3. Usia :
a. Berusia setinggi-tingginya 32 tahun per tanggal 1 Januari 2010 untuk tingkat Sarjana;
b. Berusia setinggi-tingginya 25 tahun per tanggal 1 Januari 2010 untuk tingkat Diploma III

c. Berusia serendah-rendahnya 18 tahun dan setinggi-tingginya 20 tahun per tanggal 1 Januari 2010 untuk tingkat SMK.

4. Tidak berkedudukan sebagai Calon/Pegawai Negeri Sipil; Calon/Anggota TNI; Calon/Anggota Kepolisian.

5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil/Anggota Tentara Nasional Indonesia/Anggota Kepolisan Negara, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

III. PENDAFTARAN
1. Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil BPK-RI dilaksanakan dengan mekanisme sebagai berikut :
a. Mengisi Formulir Lamaran yang tersedia secara online mulai tanggal 8 Oktober 2009 sampai dengan tanggal 16 Oktober 2009 pada laman CPNS BPK-RI http://cpns.bpk.go.id untuk memperoleh bukti registrasi pendaftaran yang print out-nya harus dilampirkan bersama dengan berkas lamaran.
b. Mengirimkan Berkas Lamaran yang dilampiri print out bukti registrasi pendaftaran dan diterima Panitia selambat-lambatnya tanggal 22 Oktober 2009 serta ditujukan kepada :
PANITIA PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
PO BOX 1401
JKP 10210
2. Berkas Lamaran sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf b di atas dapat dilihat pada laman CPNS BPK-RI http://cpns.bpk.go.id.
3. Khusus bagi peserta yang berasal dari kota Padang dan sekitarnya dapat mengirimkan berkas lamaran langsung via pos tanpa melampirkan bukti registrasi.

IV. TAHAPAN DAN KETENTUAN LAIN-LAIN
1. Tahapan Seleksi, Pengesahan Kartu Peserta Ujian dan Sistem Kelulusan Seleksi Penerimaan CPNS serta ketentuan-ketentuan lain selengkapnya dapat dilihat pada laman CPNS BPK-RI http://cpns.bpk.go.id
2. Khusus bagi Pegawai Kontrak / Pegawai Tidak Tetap yang telah bekerja di lingkungan BPK-RI dibebaskan dari Persyaratan Administrasi dan diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi CPNS sepanjang sesuai dengan ketentuan Perundangan dan memiliki Ijazah sesuai formasi.

Jakarta, Oktober 2009
BADAN PEMERIKSA KEUANGAN RI
SEKRETARIS JENDERAL
selaku
Ketua Panitia
Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil
Badan Pemeriksa Keuangan RI
Tahun 2009/2010
Drs. DHARMA BHAKTI, MA.
NIP. 195010021978021002

Penerimaan / Lowongan CPNS BKKBN 2009

PENGUMUMAN LENGKAP SILAHKAN DIDOWNLOAD DI SINI

BKKBN membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2009 untuk ditempatkan pada Kantor Pusat dan 7(tujuh) Propinsi lainnya seperti Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Pada pengadaan CPNS T.A. 2009 ini BKKBN membuat situs web yang dikhususkan untuk pendaftaran CPNS, secara Online yang merupakan alat yang digunakan untuk mengajukan lamaran. Pelamar dapat mengisikan seluruh data pada formulir yang telah disediakan.

Tahapan Seleksi :

* Pengumuman Pembukaan Lowongan CPNS BKKBN dimulai tanggal 2 Oktober 2009
* Pendaftaran On-Line/Seleksi Tahap I :tanggal 7 Oktober s/d 16 Oktober 2009
* Pengumuman Seleksi Tahap I : tanggal 19 Oktober 2009
* Pengiriman berkas : tanggal 20 Oktober s/d 22 Oktober 2009 (stempel pos paling lambat 2 hari setelah pengumuman)
* Pengumuman seleksi administrasi : tanggal 2 Nopember 2009
* Pengambilan kartu TP Ujian : tanggal 4 s/d 5 Nopember 2009
* Ujian Tertulis : tanggal 7 Nopember 2009
* Pengumuman hasil ujian tertulis : tanggal 18 Nopember 2009
* Interview : tanggal 20 s/d 21 Nopember 2009
* Pengumuman Final : tanggal 26 Nopember 2009

Persyaratan
A. Persyaratan Umum :

* 1. Warga Negara Indonesia yang Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa ;
* 2. Memiliki integritas yang tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;
* 3. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan;
* 4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
* 5. Tidak berkedudukan sebagai Calon/PNS, Calon/Anggota TNI/POLRI atau anggota/pengurus partai politik ;
* 6. Berusia setinggi-tingginya 35 tahun pada tanggal 1 November 2009 (lahir setelah 31 Oktober 1974) ;
* 7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia ;
* 8. Memenuhi persyaratan kualifikasi pendidikan (jenjang dan jurusan) yang sesuai dengan lowongan formasi jabatan;
* 9. Memiliki kartu pencari kerja (kartu kuning) ;
* 10. Surat Keterangan Sehat jasmani dan rohani yang dikeluarkan oleh Puskesmas/Rumah Sakit.

B. Persyaratan Khusus :

* 1. Berijazah sesuai klasifikasi pendidikan yang dibutuhkan (table diatas)
* 2. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta yang telah mendapat akreditasi A atau B dengan IPK minimal 2,75 (dua koma tujuh puluh lima)

PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN PERTAHANAN RI TAHUN ANGGARAN 2009

DEPARTEMEN PERTAHANAN RI SEKRETARIAT JENDERAL PENGUMUMAN NOMOR: PENG/03/IX/2009 TENTANG PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL U.O DEPARTEMEN PERTAHANAN RI TAHUN ANGGARAN 2009

Departemen Pertahanan RI membuka kesempatan bagi pelamar umum untuk mengikuti Seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Departemen Pertahanan RI dengan ketentuan dan persyaratan sebagai berikut :

I. KETENTUAN UMUM

1. Pelamar yang akan diterima dan diangkat menjadi CPNS Dephan sesuai dengan formasi yang dibutuhkan oleh Departemen Pertahanan RI yang meliputi kualifikasi pendidikan dan jenis jabatan/pekerjaan sebagai berikut :

Formasi lengkap lihat keterangan di bawah pengumuman ini

II. PersyaratanPelamar :

1. Status Pelamar

a. Warga Negara Indonesia, baik pria maupun wanita;

b. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian

c. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri maupun sebagai pegawai swasta dengan Surat Pernyataan;

d. Tidak berkedudukan sebagai CPNS dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerjadengan instansi lain dengan surat pernyataan;

e. Tidak bersuami/beristrikan seorang yang berkewarganegaraan asing atau tanpa kewarganegaraan dengan mencantumkan surat keterangan dari kelurahan/kepala desa;

f. Usia pelamar sekurang-kurangnya 18 Tahun dan setinggi-tingginya 35 tahun pada tanggal 1 Desember 2009;

g. Tidak sedang melamar sebagai CPNS.

2.Kualifikasi Pendidikan

Kualifikasi pendidikan pelamar yang dibutuhkan sebagaimana tersebut di atas, adalah berijazah: Diploma III (D-3), Sarjana (S-1), dan Kedokteran/Apoteker/Psikologi, dengan ketentuan sebagai berikut :

a. Salinan/foto copy Ijazah SD, SMP, SMA dan Ijazah terakhir yang disahkan/dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang dengan ketentuan sebagai berikut :

1) Perguruan Tinggi Negeri disahkan oleh Rektor/Dekan/ Ketua/Direktur/Pembantu Dekan Bidang Akademis;

2) Perguruan Tinggi Swasta yang terakreditasi disahkan oleh Rektor/Dekan/Ketua/Direktur/Pembantu Dekan Bidang Akademis;

b. Ijazah dari Perguruan Tinggi Swasta yang diperoleh setelah berlakunya keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 184/U/2001 tentang Pedoman Pengawasan Pengendalian dan Pembinaan Program Diploma, Sarjana dan Pasca Sarjana di Perguruan Tinggi, yang belum mendapatkanijin penyelenggaraan dari Departemen Pendidikan Nasional harus mencantumkan Surat Keterangan/Pernyataan dari Pimpinan Perguruan Tinggi yang menyatakan bahwa fakultas/jurusan yang bersangkutan telah mendapat ijin penyelenggaraan dari Departemen Pendidikan Nasional;

c. Lulusan Pendidikan dari luar negeri harus dilengkapi dengan surat penetapan pengesahan/penyetaraan dari Menteri Pendidikan Nasional;

d. IPKminimum 2,5.

3. Keadaan Jasmani dan Rohani Pelamar

a. Tinggi badan, minimal untuk Pria 160 cm, Wanita 155 cm;

b. Berat badan mendekati Ideal (tidak overweight dan tidak underweight);

c. Tidak tuna rungu dan tuna wicara;

d. Tidak bertatto dan bertindik (untuk wanita tindik di telinga masing2 tidak boleh lebih dari satu);

e. Tidak ada bekas tatto atau bekas tindik.

III.Tata Cara Pengajuan Lamaran

1. Pendaftaran dilakukan melalui Website Dephan (www.dephan.go.id) pada tanggal 5 dan 6 oktober 2009 dengan cara mengisi formulir lamaran yang telah disediakan;

2. Berkas lamaran beserta lampiran yang harus diserahkan sebagai berikut :

a.Formulir lamaran (download pada saat mengisi pendaftaran);

b. Foto copy KTP yang menyatakan bahwa pelamar yang bersangkutan berdomisili di Jabodetabek;

c. Surat lamaran ditulis tangan sendiri memakai tinta hitam dan ditanda tangani di atas kertas segel atau kertas biasa bermaterai Rp. 6.000,00;

d. Daftar Riwayat Hidup;

e.Pas foto terbaru ukuran 3×4 dan 4×6 masing-masing sebanyak 5 lembar (berwarna dengan dasar merah dan tidak berkaca mata serta menggunakan pakaian berkerah);

f. Foto copy STTB/Ijazah dan transkrip nilai yang disahkan oleh pejabat yang berwenang;

g. Foto copy Surat Tanda Pencari Kerja (Kartu Kuning) dari Departemen Tenaga Kerja;

h. Foto copy Surat Keterangan Catatan Kepolisian dari Kepolisian Resort setempat;

i. Foto copy Akte kelahiran/kenal lahir;

j. Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Dokter Puskesmas/Dinas Kesehatan/Rumah Sakit Pemerintah setempat dengan melampirkan :

1) Darah Rutin dan kimia darah

2) Urine lengkap

3) Foto Thorax

4) EKG

5) Surat keterangan bebas narkoba.

3. Waktu penyerahan berkas lamaran beserta lampirannya pada tanggal 7 dan 8 Oktober 2009, dengan urutan sebagai berikut :

a.Rabu, 7 Oktober 2009

- pukul 07.30 : nomor urut0001 s.d. 0108

- pukul 09.00 : nomor urut0109 s.d. 0217

- pukul 10.30 : nomor urut0218 s.d. 0326

- pukul 13.00 : nomor urut0327 s.d. 0435

- pukul 14.30 : nomor urut0436 s.d. 0472

b.Kamis, 8 Oktober 2009

- pukul 07.30 : nomor urut0473 s.d 0581

- pukul 09.00 : nomor urut0582 s.d. 0690

- pukul 10.30 : nomor urut0691 s.d. 0799

- pukul 13.00 : nomor urut0800 s.d. 0908

- pukul 14.30 : nomor urut0909 dan seterusnya.

4. Alamat lamaran :

Kepada

Yth.Sekjen Dephan

u.p. Karo Kepegawaian

Jalan Medan Merdeka Barat No. 13-14

di

Jakarta

5. Nama pelamar harus ditulis lengkap beserta dengan gelar akademik.

6. Alamat pelamar harus ditulis secara lengkap dan jelas dengan mencantumkan Kode Pos dan Nomor Teleponatau Hand Phone yang mudah dihubungi.

7. Berkas lamaran dimasukkan ke dalam map folio dengan warna :

a. Merah untuk lamaran: Dokter/Psikolog/Apoteker

b. Kuning untuk lamaran : S-1 Tenaga Kesehatan

c. Hijau untuk lamaran: D-3 Tenaga Kesehatan

d. Biru untuk lamaran: S-1 Tenaga Teknis

e. Merah Muda untuk lamaran : D-3 Tenaga Teknis

8. Penyerahan berkas lamaran.Waktu penerimaan berkas lamaran beserta kelengkapannya dilaksanakan pada tanggal 7 dan 8 Oktober 2009 dan harus diantar sendiri oleh pelamar ke Sekretariat Panitia Pelaksana Seleksi CPNS di Biro Kepegawaian Setjen Dephan Jalan Medan Merdeka Barat No. 13-14 Jakarta 10110, dengan jadwal waktu yang akan disusun sesuai dengan kualifikasi pendidikan.

IV. Tahapan seleksi

1. Materi yang diujikan pada ujian saringan untuk diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Pertahanan RImeliputi :

a.Seleksi Administrasi meliputi kelengkapan berkas persyaratan umum maupun khusus.

b. Seleksi Kesehatan

c. Seleksi kesemaptaan jasmani (lari 2400 m)

d. Seleksi Mental Ideologi (sesuai standart yang diberlakukan di lingkungan Dephan)

e. Tes tertulis.

1) Test Pengetahuan Umum (TPU) : terdiri dari Ideologi (Pancasila dan UUD 45), Politik (sistem administrasi negara RI, Sistem pemerintahan pusat dan daerah, Politik luar negeri), Ekonomi (sistem ekonomi Indonesia, kebijakan fiskal dan moneter, perdagangan bebas), Sosial budaya (sejarah kebangsaan dan masyarakat madani), Pertahanan dan keamanan (wawasan nusantara, sistem pertahanan dan keamanan), Hukum (norma hukum, azaz hukum, supremasi hukum), Pengetahuan komputer (teknologi informasi, internet), Matematika dasar, Sejarah nasional dan sejarah dunia, Statistik, Bahasa Indonesia dan Pengetahuan populer.

2) Test Bakat Skolastik (TBS):Mengukur potensi seseorang dalam belajar berdasarkan penalaran verbal, penalaran kuantitatif dan penalaran analisis.

3) Test Bahasa Inggris.

2.Waktu dan tempat pelaksanaan seleksi akan diberitahukan pada waktupenyerahan berkas lamaran dan juga melalui website Dephan serta melalui papan pengumuman di Lt. I gedung Jenderal A. Yani Departemen Pertahanan.

3. Peserta seleksi.

a. Peserta yang berhak mengikuti ujian adalah pelamar yang telah terdaftar dan memiliki nomor ujian dari panitia;

b. Peserta memakai pakaian yang rapih dan bersepatu;

c. Peserta Seleksi harus mematuhi peraturan tata tertib yang telah ditentukan.

V.Lain-lain.

1. Tidak ada pungutan biaya apapun dalam pelaksanaan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Pertahanan RI.

2. Departemen Pertahanan tidak bertanggungjawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Dephan atau Panitia.

3. Hal-hal lain yang bersifat teknis dan belum tertuang dalam ketentuan ini akan ditentukan kemudian.

Formasi lengkap dan informasi lainnya:

http://penpeg.dephan.go.id/cpnsDephan2009.htm

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Perhubungan Formasi Tahun Anggaran 2009

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Perhubungan Formasi Tahun Anggaran 2009

Departemen Perhubungan Republik Indonesia memberi kesempatan bagi Warga Negara Indonesia pria dan wanita untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Departemen Perhubungan Formasi Tahun Anggaran 2009 Tingkat Sarjana (S1, S2, D.IV), Tingkat Diploma (D-III, D-II, D-I) serta SLTA (sederajat) dan SLTP

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Departemen Perhubungan dibagi menjadi

1. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tingkat Sarjana (D.IV, S1, S2)
2. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tingkat D-III, D-II, dan D-I Gabungan Unit Kerja Eselon I
3. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tingkat D-III, D-II, dan SLTA Direktorat Jenderal Perhubungan Udara
4. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tingkat D-III, D-II, SLTA, dan SLTP Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

Masing-masing syarat dan ketentuan dapat dilihat atau di download pada link berikut

1. Pengumuman Tingkat Sarjana (D.IV, S1, S2)
2. Pengumuman Tingkat D-III, D-II dan D-I Gabungan Unit Kerja Eselon I
3. Pengumuman Tingkat D-III, D-II, D-I, SLTA dan SLTP Direkorat Jenderal Perhubungan Laut

Khusus untuk Penerimaan CPNS Tingkat D-III, D-II, dan SLTA Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dibagi menjadi 14 lokasi masing-masing syarat dan ketentuan dapat dilihat atau di didownload pada link berikut

1. Lokasi Medan
2. Lokasi Bengkulu
3. Lokasi Jakarta
4. Lokasi Surabaya
5. Lokasi Palangkaraya
6. Lokasi Makasar
7. Lokasi Kendari
8. Lokasi Bima
9. Lokasi Tarakan
10. Lokasi Gorontalo
11. Lokasi Sentani
12. Lokasi Ternate
13. Lokasi Rendani
14. Lokasi Merauke

Khusus untuk Tingkat Sarjana (D.IV, S1, S2), pendaftaran dilakukan secara online. Form pengisian data CPNS dapat dilakukan di alamat ini: http://www.dephub.go.id/cpns Untuk hasil yang lebih baik, diutamakan menggunakan Internet Explorer, atau mozilla firefox versi 3

Untuk pendaftar D-III Ke Bawah, dilakukan sesuai dengan syarat dan ketentuan pendaftaran yang sesuai dengan pengumuman masing-masing.